WelCOme to andriasuta’s HOMe

Batas Antara Lautan

Batas Lautan

Para ahli kelautan, setelah melalui kemajuan ilmu pengetahuan, telah dapat menyingkap adanya batas antara lautan. Mereka menemukan bahwa ada pemisah antara setiap lautan, pemisah itu bergerak di antara dua lautan dan dinamakan dengan front (jabhah) dianalogikan dengan front yang memisahkan antara dua pasukan. Dengan adanya pemisah ini setiap lautan memelihara karakteristiknya sehingga sesuai dengan makhluk hidup yang tinggal di lingkungan itu.

Meskipun ada pemisah ini, dua lautan tetap bisa bercampur secara lambat yang membuat jumlah air laut yang menyeberang dari laut satu ke laut yang lain mendapatkan karakteristik lautan tempat air itu menuju, melalui pemisah yang bekerja mengaduk air yang lewat dari laut ke laut yang lain. Dengan demikian setiap lautan tetap memelihara karakteristiknya.

Banyak tahapan yang telah dilalui ilmu pengetahuan manusia untuk mengetahui sifat-sifat air laut, di antaranya tentang batas-batas laut.
Pada tahun 1873M/1283H para ilmuwan dari tim peneliti Inggris, dalam ekspedisi laut Challenger, menemukan adanya perbedaan di antara sampel-sampel air laut yang diambil dari berbagai lautan. Dari situ manusia mengatahui bahwa air laut berbeda-beda kondisinya satu dengan yang lain, dalam hal kadar garam, temperatur, berat jenis, dan jenis biota lautnya.

Penemuan hal ini dihasilkan setelah menyelesaikan pelayaran ilmiyah selama tiga tahun, mengarungi seluruh lautan di bumi. Ekspedisi ini mengumpulkan informasi-informasi dari 362 pos yang diperuntukkan untuk menyelidiki karakteristik lautan-lautan. Laporan perjalanan tersebut memenuhi 29.000 halaman dalam 50 jilid, yang penyusunannya memakan waktu 23 tahun. Di tambah lagi bahwa ekspedisi tersebut adalah salah satu penemuan ilmiah yang besar karena telah memperlihat kedangkalan pengetahuan manusia sebelumnya tentang lautan.

Setelah tahun 1933 diadakan ekspedisi ilmiah Amerika di Teluk Meksiko. Disebar ratusan pos-pos lautan untuk mempelajari karakteristik lautan. Ditemukan bahwa sejumlah besar dari pos-pos tersebut memberikan informasi yang seragam tentang karakteristik air di wilayah itu, dalam hal kadar garam, berat jenis, suhu, biota laut, dan kemampuan melarutkan oksigen. Di sisi lain pos-pos yang lain memberikan informasi seragam yang lain tentang wilayah lain. Sehingga ahli kelautan berkesimpulan tentang adanya dua laut yang berbeda sifatnya, tidak sekedar perbedaan sampel seperti yang ditemukan pada ekspedisi Challenger.

Melalui ratusan ”stasiun” laut yang dibuat untuk mempelajari karakteristik lautan, para ilmuwan menyimpulkan bahwa perbedaan karakter tersebut mendeterminasi satu lautan dengan yang lainnya. Akan tetapi mengapa lautan-lautan tersebut tidak bercampur dan lalu menjadi seragam padahal pengaruh kekuatan surut dan pasang terus menggerakkan air laut dua kali sehari, menjadikan air laut selalu datang dan pergi, bercampur dan bergolak? Ditambah faktor-faktor lain yang membuat air laut selalu bergerak dan bergolak seperti gelombang permukaan, gelombang bawah, arus air dan lautan.
Pertama kali muncul jawaban itu di lembaran buku-buku ilmiah pada tahun 1942M / 1361H. Studi yang mendalam tentang karakteristik lautan menyingkap adanya lapisan-lapisan air pembatas yang memisahkan antara lautan-lautan yang berbeda-beda, dan berfungsi memelihara karakteristik khas setiap lautan dalam hal kadar berat jenis, kadar garam, biota laut, suhu, dan kemampuan melarutkan oksigen.

Setelah tahun 1962 diketahui fungsi batas-batas laut tersebut dalam ”mengolah” aliran air laut yang menyeberang dari satu laut ke laut yang lain sehingga laut yang satu tidak melampaui. laut yang lain. Dengan demikian lautan-lautan tersebut tidak bercampur aduk karena setiap lautan menjaga karakteristiknya masing-masing dan batas-batas wilayahnya karena adanya pembatas-pembatas tersebut.

Skema di bawah menjelaskan batas-batas air Laut Tengah Mediterania yang hangat dan berkadar garam tinggi ketika memasuki Samudra Atlantik yang dingin dan memiliki kadar garam lebih rendah.

Pemisah antara air Laut Tengah dan air Samudra Atlantik. Tampak perbedaan pemisah (front) dari kedua lautan dalam hal kadar garam dijelaskan dengan garis, angka dan warna.

Dan akhirnya manusia dapat memotret pembatas-pembatas tersebut dengan teknologi foto inframerah menggunakan satelit di mana terlihat bahwa lautan yang tampaknya satu kesatuan ternyata memiliki benyak perbedaan di antara bagian-bagian air di berbagai lautan. Tampak perbedaan warna sesuai dengan perbedaan temperatur.

Dalam riset lapangan untuk membandingkan antara air Teluk Oman dan air Teluk Persia menggunakan angka, perhitungan dan analisis kimiawi, tampak perbedaan yang nyata antara keduanya segi kimiawi dan tumbuhan yang dominant serta tampak ada pembatas yang jelas antara keduanya. (lihat hal 77 buku yang asli)

Penemuan adanya batas antar lautan telah memakan waktu sekitar seratus tahun dengan melalui studi dan riset yang panjang, bergabung di dalamnya ratusan peneliti, digunakan berbagai macam peralatan dan perangkat yang riset ilmiah yang canggih.

Akan tetapi al-Qur’an al-Karim telah menjelaskan hal ini 14 abad yang lalu. Allah berkata:

Dia membiarkan dua lautan mengalir yang keduanya Kemudian bertemu,(19)
Antara keduanya ada batas yang tidak dilampaui masing-masing.(20)
Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?(21)
Dari keduanya keluar mutiara dan marjan.(22) (QS ar-Rahman: 19-22)

Allah juga berfirman:

”…dan menjadikan suatu pemisah antara dua laut…” (QS an-Naml: 61)

Sumber : IKADI


Turunnya Besi dari Langit

Allah berfirman:
لَقَدْ أَرْسَلْنَا رُسُلَنَا بِالْبَيِّنَاتِ وَأَنْزَلْنَا مَعَهُمُ الْكِتَابَ وَالْمِيزَانَ لِيَقُومَ النَّاسُ بِالْقِسْطِ وَأَنْزَلْنَا الْحَدِيدَ فِيهِ بَأْسٌ شَدِيدٌ وَمَنَافِعُ لِلنَّاسِ وَلِيَعْلَمَ اللَّهُ مَنْ يَنْصُرُهُ وَرُسُلَهُ بِالْغَيْبِ إِنَّ اللَّهَ قَوِيٌّ عَزِيزٌ 25.

Sesungguhnya Kami telah mengutus Rasul-rasul Kami dengan membawa bukti-bukti yang nyata dan telah Kami turunkan bersama mereka Al kitab dan neraca (keadilan) supaya manusia dapat melaksanakan keadilan. dan Kami turunkan besi yang padanya terdapat kekuatan yang hebat dan berbagai manfaat bagi manusia, (supaya mereka mempergunakan besi itu) dan supaya Allah mengetahui siapa yang menolong (agama)Nya dan rasul-rasul-Nya Padahal Allah tidak dilihatnya. Sesungguhnya Allah Maha kuat lagi Maha Perkasa. (QS al-Hadid: 25)

Ayat tersebut menyinggung keberadaan besi di bumi dan keberadaannya terjadi dengan proses “diturunkan” dari langit. Hal ini mendorong kita untuk mendalami bagaimana terbentuknya besi dalam bumi.
Para ilmuwan telah meriset hal tersebut dan menemukan bahwa 98% alam semesta terbentuk dari hidrogen dan helium, yang merupakan dua unsur teringan, dan 2% sisanya terbentuk dari unsur-unsur yang lebih berat. Jumlahnya 105 unsur. Hal itu membuat para ahli berkesimpulan materi-materi yang lebih massa atomnya berat terbentuk dari materi-materi yang lebih ringan. Itu terjadi dengan proses penyatuan atom yang disertai dengan penyerapan energy yang luar biasa besar.

Para peneliti menemukan adanya bintang-bintang yang panasnya mencapai 300 sampai 400 ribu juta derajat Celsius sehingga dapat terbentuk besi di dalamnya. Ketika volume besi mencapai 50% dari total massa bintang tersebut, dan inti bintang tersebut menjadi besi seluruhnya proses pembentukan besi terhenti sama sekali. Dan ketika itu meledaklah bintang tersebut. Ketika meledak seluruh pecahan bintang tersebut terpencar ke berbagai arah. Dan dengan takdir Allah masuklah beberapa bagian itu dalam ruangan gravitasi benda-benda langit yang lain. Kita lihat hal itu terjadi pada meteor-meteor metal yang sampai ke bumi, seperti yang terjadi di selatan Sudan. Sebuah meteor seberat 90 ton jatuh di kota Joba. Dan biasanya meteor terbakar begitu bergesekan dengan atmosfir bumi. Jatuhnya 90 ton besi murni ke permukaan bumi maknanya adalah massa meteor tersebut semula jauh lebih besar berlipat-lipat kali.

Kita juga temukan meteor-meteor metalik sampai ke bumi, ke bulan, dan ke benda-benda kosmik lain. Hal itu membuat para ilmuwan berkesimpulan bahwa bumi ketika terpisah dari matahari tidak lebih dari sekumpulan debu.
Para ahli mengatakan bahwa bumi terbentuk 4,5 milyar tahun yang lalu. Dan sejak itu meteor-meteor dan komet-komet menjatuhi bumi dengan deras dan kuat sampai-sampai panas yang ditimbulkan dari benturan-benturan kuat tersebut cukup untuk melelehkan sebuah planet. Kemudian bumi mulai mendingin dan terus dingin sampai sekarang. Dan zat-zat berat yang dibawa meteor-metero tersebut seperti besi terus masuk ke dalam bumi. Sedangkan zat-zat yang lebih ringan terus naik. Sperti molekul-mulekul oksigen dan air naik ke permukaan bumi. Besi membentuk lebih 35% dari volume bumi, di mana bumi terbentuk dari inti padat metalik kemudian dilingkupi oleh inti cair yang juga sebagian besarnya besi, kemudian empat la[isan yang berbeda-beda di mana basi juga memiliki prosentasi yang tinggi. Kemudian lapisan batu-batuan yang juga mengandung unsur besi yang cukup.

Kita perhatikan bahwa inti terdalam sebagian besarnya terdiri dari besi pada dalam kondisi yang padat. Sedangkan inti luar yang melapisinya terdiri dari besi plus 10% dari belerang. Dengan demikian besi merupakan unsur yang penting dalam pembentukan lapisan-lapisan bumi.
Syeikh Abdul Majid az-Zindani bertanya kepada seorang ahli astronomi NASA bernama Prof Armstrong, ”Bagaimana proses terbentuknya besi?” Prof Armstrong berkata, “Saya akan ceritakan bagaimana seluruh unsur-unsur pembentuk bumi terbentuk. Kami telah menemukan, bahkan telah kami lakukan beberapa eksperimen untuk membuktikan perkataan kami ini. Seluruh unsur-unsur yang berbeda-beda terdiri dari partikel-partikel kecil yang terbentuk dari electron, proton dan lain sebagainya. Supaya partikel-partikel tersebut dapat bersatu dalam satu atom diperlukan energy. Ketika kami kalkulasi energy yang dibutuhkan untuk pembentukan satu atom besi, kami temukan bahwa energy yang diperlukan sebanding dengan energy seluruh tata surya empat kali lipat. Dengan demikian para ilmuwan berkeyakinan bahwa besi adalah unsur yang asing datang dari luar bumi. Dan tidak terbentuk di bumi.”

Ketika beliau ditanya, “Kapan para ilmuwan menemukan kenyataan bahwa besi diturunkan ke bumi?” Beliau menjawab, “Kenyataan ini tidak diketahui dari para ilmuwan kecuali perempat terakhir dari abad ke-20. Dan tidak satupun dari para ilmuwan dan peneliti tidak buku-buku ilmu pengetahuan modern yang menyinggung hal tersebut sebelum waktu tersebut.”
Para ilmuwan fisika telah mampu membuat unsur yang berat dan unsur yang lebih ringan dan mereka dapat mengkalkulasi energy yang dibutuhkan untuk membentuk unsurunsur tersebut. Dan mereka mendapatkan bahwa energy yang dibutuhkan untuk membentu satu atom besi adalah sejumlah empat kali energy yang terdapat dalam tata surya. Sehingga mereka memastikan bahwa besi tidak meungkin tercipta di bumi, atau bahkan dalam lingkungan tata surya. Tetapi besi hanya bisa terbentuk dalam bintang di luar tata surya, dan kemudian turun ke bumi dalam bentuk besi.

(Disarikan dari buku Bayyinaatur Rasul karya Abdul Majid az-Zindani)

Sumber : IKADI


E-Book

Saya ingin berbagi e-book

Judul-judul :
1. Tips bangun malam-malam menegakkan sholat tahajjud
2. Birrul Walidain
3. Kado Perkawinan
4. Kumpulan Do’a dalam Al-Qur’an dan Hadits
5. Langkah mudah memahami Ushulus Tsalatsah
6. Nyanyian dan musik dalam Islam 1
7. Nyanyian dan musik dalam Islam 2
8. Daftar nama anak putra
9. Daftar nama anak putra
10. Riyadhus Shalihin – Indonesia edition
11. Tidur Nabi
12. 40 hadits imam An-Nawawi
13. Dzikir
14. Laailaha Illallaah, Rukun dan Konsekwensinya
15. Menghalalkan nyanyian dan musik
16. Sifat puasa Nabi
17. Umar Bin Khattab
18. 40 Nasihat memperbaiki rumahtangga
19. Dzikir setelah sholat
20. Dalil-dalil yang mengharamkan nyanyian dan musik
21. Potret sholat jamaah dalam kehidupan salaf
22. Risalah Jum’at
23. Sifat Sholat Nabi

Silahkan ke Halaman Download, semoga bermanfaat.


Tahapan – tahapan Setan dalam Menyesatkan Manusia


Iman Ibnul Qayyim Rohimahullah menyebutkan ada enam marhalah atau tahapan setan dalam menyesatkan umat manusia.

1. Mengajak kepada kesyirikan dan kekufuran
Ini adalah tujuan setan yang paling utama, yaitu menjerumuskan hamba-hamba Alloh ke jurang kesyirikan dan lembah kekufuran.
Kebanyakan mereka yang terjatuh dalam jurang ini adalah orang-orang bodoh dan jauh dari ilmu agama. Bila tahapan ini berhasil, makasetan merasa tenang dan bisa istirahat, namun bila manusia itu mendapatkan hidayah Sunnah dan Islam, maka ia mencoba menggodanya dengan tahapan selanjutnya.

2. Menyeru kepada bid’ah
Yaitu membuat perkara baru dalam ibadah dan keyakinan yang tidak ada contohnya dari Rosululloh SAW.
Orang yang terjangkitr penyakit bid’ah ini biasanya tidak menyadari bahwa dirinya telah berbuat salah dan dosa akibat jerat setan. Bahkan ia menganggap dirinya sedang melakukan amal kebaikan.
Apabila langkah gagal dikarenakan seseorang mengenal Sunnah dengan baik, dan menjahui berbagai bentuk kebid’ahan, maka setan akan melancarkan tahapan berikutnya.

3. Mendorong untuk melakukan dosa-dosa besar
Setan menghiasi dosa-dosa besar di mata manusia dengan berbagai keindahan, sehingga ia lupa bahwa dirinya sedang melakukan dosa besar dan menunda-nunda waktu tobatnya.
Setan membisikkan ke telinganya “tak mengapa engkau melakukan dosa besar selama tetap menjaga sholat dan tidak berbuat kesyirikan”. Apabila hamba itu berhasil lepas dari dosa-dosa besar dan bertaubat serta menyesali perbuatannya, maka setan berlalih ke tahapan selanjutnya.

4. Menganggap remeh dosa-dosa kecil
Setan akan membisikkan ke telinga seseorang dengan was-was “tidak mengapa engkau melakukan dosa-dosa kecil selama menjauhi dosa-dosa besar”, sehingga ia akan menganggap remeh dosa-dosa kecil tersebut, dan malah diperbuatnya terus-menerus.
Padahal dosa-dosa kecil akan menjadi besar apabila dilakukan secara terus-menerus.
Ibnu Mas’ud RA berkata :
“Janganlah kamu melihat kecilnya suatu mjaksiat, akan tetapi lihatlah kepada siapa kamu berbuat maksiat”, yaitu kepada Alloh yang Maha Agung.
Apabila hamba tersebut selamat dari rintangan ini dan bertobat, maka setan akan beralih ke tahapan berikutnya.

5. Menyibukkan dengan yang mubah
Setan akan menyibukkan seseorang dengan hal-hal Mubah (boleh) sehingga memalingkannya dari melakukan ketaatan (amal sholih). Contohnya berlebih-lebihan dalam makan, minum, tidur, berbicara, dan sebagainya. Terlalu ingin perlente dalam berpakaian, berpenampilan, dan sebagainya. Hal-hal ini demikian menyita waktu seseorang sehingga ia tak sempat lagi membaca dzikir pagi dan petang, tilawah Al-Qur’an, membaca buku-buku yang bermanfaat, dan amal-amal sholih lainnya. Terlebih lagi sekarang, sarana-sarana hiburan demikian banyak dan beragam serta menarik, seperti permainan game di komputer, acara-acara di layaar kaca, menjelajah dunia maya (internet), dan sebagainya. Tidak sedikit orang-orang yang menghabiskan waktunya berjam-jam dihadapan televisi atau komputer sehingga tak sempat lagi membaca Al-Qur’an.
Kemudian bila setan gagal dalam tahapan ini, maka ia tidak berputus asa dan mencoba ke tahapan selanjutnya.

6. Menyibukkan seseorang dengan amalan ketaatan yang kurang utama sehingga meninggalkan amalan yang lebih utama (lebih Afdhal)
Contohnya merayu seseorang untuk asyik melakukan ibadah yang sunnah tetapi dengan meninggalkan ibadah yang wajib. Kita dapati ada sebagian manusia yang gemar mengadakan selamatan-selamatan, mengundang makan dan bersedekah tetapi tidak mengeluarkan zakat hartanya. Menyumbang dana untuk pembangunan mesjid tetapi ia sendiri tidak solat. Suka menyalurkan bantuan ke panti-panti yatim tetapi tidak memperhatikan ibunya yang lemah atau kerabatnya yang sangat membutuhkan bantuan. Kita dapati banyak mesjid-mesjid yang sebenarnya sudah bagus fisiknya, kemudian dirombak dan dipercantik dengan biaya yang besar, sementara kebodohan masyarakat tentang Din (agama) di sekitar mesjid tidak diperhatikan.

Ini adalah sekelumit contoh bagaimana trik-trik setan dalam memperdaya manusia.

Kemudian apabila setan gagal dalam menggelincirkan seseorang dengan keenam tahapan tersebut maka ia akan mengerahkan bala tentaranya dari golongan manusia untuk memerangi orang-orang yang istiqomah itu.
Oleh karena itu kita dapati orang-orang kafir mengerahkjan segenap upayanya untuk memusuhi dan memerangi hamba-hamba Allah SWT yang Shalih.

Kiat Untuk Selamat Dari Tipu Daya Setan

1. Menuntut ilmu syar’i atau belajar tentang agama
2. Menjaga shalat berjama’ah
3. Memperbanyak dzikir
4. Ikhlas dalam ibadah
5. Berteman dengan orang yang sholih dan menjauhi teman yang buruk akhlaknya
6. Tidak berlebih-lebihan dalam makan dan minum
7. Menjaga pandangan mata dari yang haram

Semoga shalawat dan salam sejahtera tercurah atas Nabi Muhammad SAW, keluaraga dan para sahabatnya.

Sumber : LBKI HASMI, Bogor


Adakah Cinta Sejati ??

Oleh : Ustadz Muhammad Arifin Badri, MA

Alhamdulillah, sholawat dan salam semoga terlimpahkan kepada nabi Muhammad, keluarga dan sahabatnya.

Masyarakat di belahan bumi manapun saat ini sedang diusik oleh mitos “cinta sejati”, dan dibuai oleh impian “cinta suci’. Karenanya, rame-rame, mereka mempersiapkan diri untuk merayakan hari cinta “valentine’s day”.

Pada kesempatan ini, saya tidak ingin mengajak saudara menulusi sejarah dan kronologi adanya peringatan ini. Dan tidak juga ingin membicarakan hukum mengikuti perayaan hari ini. Karena saya yakin, anda telah banyak mendengar dan membaca tentang itu semua. Hanya saja, saya ingin mengajak saudara untuk sedikit menyelami: apa itu cinta? Adakah cinta sejati dan cinta suci? Dan cinta model apa yang yang selama ini menghiasi hati anda?

Seorang peneliti dari Researchers at National Autonomous University of Mexico mengungkapkan hasil risetnya yang begitu mengejutkan. Menurutnya: Sebuah hubungan cinta pasti akan menemui titik jenuh, bukan hanya karena faktor bosan semata, tapi karena kandungan zat kimia di otak yang mengaktifkan rasa cinta itu telah habis.

Rasa tergila-gila dan cinta pada seseorang tidak akan bertahan lebih dari 4 tahun. Jika telah berumur 4 tahun, cinta sirna, dan yang tersisa hanya dorongan seks, bukan cinta yang murni lagi.

Menurutnya, rasa tergila-gila muncul pada awal jatuh cinta disebabkan oleh aktivasi dan pengeluaran komponen kimia spesifik di otak, berupa hormon dopamin, endorfin, feromon, oxytocin, neuropinephrine yang membuat seseorang merasa bahagia, berbunga-bunga dan berseri-seri. Akan tetapi seiring berjalannya waktu, dan terpaan badai tanggung jawab dan dinamika kehidupan efek hormon-hormon itu berkurang lalu menghilang. (sumber www.detik.com Rabu, 09/12/2009 17:45 WIB).

Wah, gimana tuh nasib cinta yang selama ini anda dambakan dari pasangan anda? Dan bagaimana nasib cinta anda kepada pasangan anda? Jangan-jangan sudah lenyap dan terkubur jauh-jauh hari. Kasihan deeh.

Anda ingin sengsara karena tidak lagi merasakan indahnya cinta pasangan anda dan tidak lagi menikmati lembutnya buaian cinta kepadanya ? Ataukah anda ingin tetap merasakan betapa indahnya cinta pasangan anda dan juga betapa bahagiannya mencintai pasangan anda?

Saudaraku, bila anda mencintai pasangan anda karena kecantikan atau ketampanannya, maka saat ini saya yakin anggapan bahwa ia adalah orang tercantik dan tertampan, telah luntur.

Bila dahulu rasa cinta anda kepadanya tumbuh karena ia adalah orang yang kaya, maka saya yakin saat ini, kekayaannya tidak lagi spektakuler di mata anda.

Bila rasa cinta anda bersemi karena ia adalah orang yang berkedudukan tinggi dan terpandang di masyarakat, maka saat ini kedudukan itu tidak lagi berkilau secerah yang dahulu menyilaukan pandangan anda.

Saudaraku! bila anda terlanjut terbelenggu cinta kepada seseorang, padahal ia bukan suami atau istri anda, ada baiknya bila anda menguji kadar cinta anda. Kenalilah sejauh mana kesucian dan ketulusan cinta anda kepadanya. Coba anda duduk sejenak, membayangkan kekasih anda dalam keadaan ompong peyot, pakaiannya compang-camping sedang duduk di rumah gubuk yang reot. Akankah rasa cinta anda masih menggemuruh sedahsyat yang anda rasakan saat ini?

Para ulama’ sejarah mengisahkan, pada suatu hari Abdurrahman bin Abi Bakar radhiallahu ‘anhu bepergian ke Syam untuk berniaga. Di tengah jalan, ia melihat seorang wanita berbadan semampai, cantik nan rupawan bernama Laila bintu Al Judi. Tanpa diduga dan dikira, panah asmara Laila melesat dan menghunjam hati Abdurrahman bin Abi Bakar radhiallahu ‘anhu. Maka sejak hari itu, Abdurrahman radhiallahu ‘anhu mabok kepayang karenanya, tak kuasa menahan badai asmara kepada Laila bintu Al Judi. Sehingga Abdurrahman radhiallahu ‘anhu sering kali merangkaikan bair-bait syair, untuk mengungkapkan jeritan hatinya. Berikut diantara bait-bait syair yang pernah ia rangkai :

Aku senantiasa teringat Laila yang berada di seberang negri Samawah
duhai, apa urusan Laila bintu Al Judi dengan diriku?
Hatiku senantiasa diselimuti oleh bayang-bayang sang wanita
paras wajahnya slalu membayangi mataku dan menghuni batinku.
Duhai, kapankah aku dapat berjumpa dengannya,
semoga bersama kafilah haji, ia datang dan akupun bertemu.

Karena begitu sering ia menyebut nama Laila, sampai-sampai Khalifah Umar bin Al Khattab radhiallahu ‘anhu merasa iba kepadanya. Sehingga tatkala beliau mengutus pasukan perang untuk menundukkan negri Syam, ia berpesan kepada panglima perangnya: bila Laila bintu Al Judi termasuk salah satu tawanan perangmu (sehingga menjadi budak), maka berikanlah kepada Abdurrahman radhiallahu ‘anhu. Dan Subhanallah, taqdir Allah setelah kaum muslimin berhasil menguasai negri Syam, didapatkan Laila termasuk salah satu tawanan perang. Maka impian Abdurrahmanpun segera terwujud. Mematuhi pesan Khalifah Umar radhiallahu ‘anhu, maka Laila yang telah menjadi tawanan perangpun segera diberikan kepada Abdurrahman radhiallahu ‘anhu.

Anda bisa bayangkan, betapa girangnya Abdurrahman, pucuk cinta ulam tiba, impiannya benar-benar kesampaian. Begitu cintanya Abdurrahman radhiallahu ‘anhu kepada Laila, sampai-sampai ia melupakan istri-istrinya yang lain. Merasa tidak mendapatkan perlakuan yang sewajarnya, maka istri-istrinya yang lainpun mengadukan perilaku Abdurrahman kepada ‘Aisyah istri Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam yang merupakan saudari kandungnya. Mensikapi teguran saudarinya, Abdurrahman berkata:

“Tidakkah engkau saksikan betapa indah giginya, yang bagaikan biji delima.?”

Akan tetapi tidak begitu lama, Laila mengobati asmara Abdurrahman, ia ditimpa penyakit yang menyebabkan bibirnya “memble” (jatuh, sehingga giginya selalu nampak). Sejak itulah, cinta Abdurrahman luntur dan bahkan sirna. Bila dahulu ia sampai melupakan istri-istrinya yang lain, maka sekarang iapun bersikap ekstrim. Abdurrahman tidak lagi sudi memandang Laila dan selalu bersikap kasar kepadanya. Tak kuasa menerima perlakuan ini, Lailapun mengadukan sikap suaminya ini kepada ‘Aisyah radhiallahu ‘anha. radhiallahu ‘anhu. Mendapat pengaduan laila ini, maka ‘Aisyahpun segera menegur saudaranya dengan berkata:

يا عبد الرحمن لقد أحببت ليلى وأفرطت، وأبغضتها فأفرطت، فإما أن تنصفها، وإما أن تجهزها إلى أهلها، فجهزها إلى أهلها.

“Wahai Abdurrahman, dahulu engkau mencintai Laila dan berlebihan dalam mencintainya. Sekarang engkau membencinya dan berlebihan dalam membencinya. Sekarang, hendaknya engkau pilih: Engkau berlaku adil kepadanya atau engkau mengembalikannya kepada keluarganya. Karena didesak oleh saudarinya demikian, maka akhirnya Abdurrahmanpun memulangkan Laila kepada keluarganya. (Tarikh Damaskus oleh Ibnu ‘Asakir 35/34 & Tahzibul Kamal oleh Al Mizzi 16/559)

Bagaimana saudaraku! Anda ingin merasakan betapa pahitnya nasib yang dialami oleh Laila bintu Al Judi? Ataukah anda mengimpikan nasib serupa dengan yang dialami oleh Abdurrahman bin Abi Bakar radhiallahu ‘anhu?([1])

Tidak heran bila nenek moyang anda telah mewanti-wanti anda agar senantiasa waspada dari kenyataan ini. Mereka mengungkapkan fakta ini dalam ungkapan yang cukup unik:

Rumput tetangga terlihat lebih hijau dibanding rumput sendiri.

Anda penasaran ingin tahu, mengapa kenyataan ini bisa terjadi?

Temukan rahasianya pada sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam berikut ini:

(الْمَرْأَةُ عَوْرَةٌ فَإِذَا خَرَجَتِ اسْتَشْرَفَهَا الشَّيْطَانُ) رواه الترمذي وغيره

“Wanita itu adalah aurat (harus ditutupi), bila ia ia keluar dari rumahnya, maka setan akan mengesankannya begitu cantik (di mata lelaki yang bukan mahramnya).” Riwayat At Tirmizy dan lainnya

Orang-orang arab mengungkapkan fenomena ini dengan berkata :

كُلُّ مَمْنُوعٍ مَرْغُوبٌ

Setiap yang terlarang itu menarik (memikat).

Dahulu, tatkala hubungan antara anda dengannya terlarang dalam agama, maka setan berusaha sekuat tenaga untuk mengaburkan pandangan dan akal sehat anda, sehingga anda hanyut oleh badai asmara. Karena anda hanyut dalam badai asmara haram, maka mata anda menjadi buta dan telinga anda menjadi tuli, sehingga andapun bersemboyan : Cinta itu buta. Dalam pepatah arab dinyatakan:

حُبُّكَ الشَّيْءَ يُعْمِي وَيُصِمُّ

Cintamu kepada sesuatu, menjadikanmu buta dan tuli.

Akan tetapi setelah hubungan antara anda berdua telah halal, maka sepontan setan menyibak tabirnya, dan berbalik arah. Setan tidak lagi membentangkan tabir di mata anda, setan malah berusaha membendung badai asmara yang telah menggelora dalam jiwa anda. Saat itulah, anda mulai menemukan jati diri pasangan anda seperti apa adanya. Saat itu anda mulai menyadari bahwa hubungan dengan pasangan anda tidak hanya sebatas urusan paras wajah, kedudukan sosial, harta benda. Anda mulai menyadari bahwa hubungan suami-istri ternyata lebih luas dari sekedar paras wajah atau kedudukan dan harta kekayaan. Terlebih lagi, setan telah berbalik arah, dan berusaha sekuat tenaga untuk memisahkan antara anda berdua dengan perceraian:

(فَيَتَعَلَّمُونَ مِنْهُمَا مَا يُفَرِّقُونَ بِهِ بَيْنَ الْمَرْءِ وَزَوْجِهِ) البقرة 102

“Maka mereka mempelajari dari Harut dan Marut (nama dua setan) itu apa yang dengannya mereka dapat menceraikan (memisahkan) antara seorang (suami) dari istrinya.” Al Baqarah 102.

Mungkin anda bertanya, lalu bagaimana saya harus bersikap?

Bersikaplah sewajarnya dan senantiasa gunakan nalar sehat dan hati nurani anda. Dengan demikian, tabir asmara tidak menjadikan pandangan anda kabur dan anda tidak mudah hanyut oleh bualan dusta dan janji-janji palsu.

Mungkin anda kembali bertanya: Bila demikian adanya, siapakah yang sebenarnya layak untuk mendapatkan cinta suci saya? Kepada siapakah saya harus menambatkan tali cinta saya?

Simaklah jawabannya dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam :

(تُنْكَحُ الْمَرْأَةُ لأَرْبَعٍ لِمَالِهَا وَلِحَسَبِهَا وَجَمَالِهَا وَلِدِينِهَا ، فَاظْفَرْ بِذَاتِ الدِّينِ تَرِبَتْ يَدَاكَ) متفق عليه

“Biasanya, seorang wanita itu dinikahi karena empat alasan: karena harta kekayaannya, kedudukannya, kecantikannya dan karena agamanya. Hendaknya engkau menikahi wanita yang taat beragama, niscaya engkau akan bahagia dan beruntung.” Muttafaqun ‘alaih.

Dan pada hadits lain beliau bersabda:

(إِذَا خَطَبَ إِلَيْكُمْ مَنْ تَرْضَوْنَ دِينَهُ وَخُلُقَهُ فَزَوِّجُوهُ إِلاَّ تَفْعَلُوا تَكُنْ فِتْنَةٌ فِى الأَرْضِ وَفَسَادٌ عَرِيضٌ) رواه الترمذي وغيره.

“Bila ada seorang yang agama dan akhlaqnya telah engkau sukai, datang kepadamu melamar, maka terimalah lamarannya. Bila tidak, niscaya akan terjadi kekacauan dan kerusakan besar di muka bumi.” Riwayat At Tirmizy dan lainnya.

Cinta yang tumbuh karena iman, amal sholeh, dan akhlaq yang mulia, akan senantiasa bersemi. Tidak akan lekang karena sinar matahari, dan tudak pula luntur karena hujan, dan tidak akan putus walaupun ajal telah menjemput .

(الأَخِلاَّء يَوْمَئِذٍ بَعْضُهُمْ لِبَعْضٍ عَدُوٌّ إِلاَّ الْمُتَّقِينَ) الزخرف 67

“Orang-orang yang (semasa di dunia) saling mencintai pada hari itu sebagiannya menjadi musuh bagi sebagian yang lain kecuali orang-orang yang bertaqwa.” Az Zukhruf 67

Saudaraku! Cintailah kekasihmu karena iman, amal sholeh serta akhlaqnya, agar cintamu abadi. Tidakkah anda mendambakan cinta yang senantiasa menghiasi dirimu walaupun anda telah masuk ke dalam alam kubur dan kelak dibangkitkan di hari qiyamat? Tidakkah anda mengharapkan agar kekasihmu senantiasa setia dan mencintaimu walaupun engkau telah tua renta dan bahkan telah menghuni liang lahat?

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

(ثَلاَثٌ مَنْ كُنَّ فِيهِ وَجَدَ حَلاَوَةَ الإِيمَانِ: أَنْ يَكُونَ اللَّهُ وَرَسُولُهُ أَحَبَّ إِلَيْهِ مِمَّا سِوَاهُمَا، وَأَنْ يُحِبَّ الْمَرْءَ لاَ يُحِبُّهُ إِلاَّ لِلَّهِ، وَأَنْ يَكْرَهَ أَنْ يَعُودَ فِى الْكُفْرِ كَمَا يَكْرَهُ أَنْ يُقْذَفَ فِى النَّارِ) متفق عليه

“Tiga hal, bila ketiganya ada pada diri seseorang, niscaya ia merasakan betapa manisnya iman: Bila Allah dan Rasul-Nya lebih ia cintai dibanding selain dari keduanya, ia mencintai seseorang, tidaklah ia mencintainya kecuali karena Allah, dan ia benci untuk kembali kepada kekufuran setelah Allah menyelamatkan dirinya, bagaikan kebenciannya bila hendak diceburkan kedalam kobaran api.” Muttafaqun ‘alaih

Saudaraku! hanya cinta yang bersemi karena iman dan akhlaq yang mulialah yang suci dan sejati. Cinta ini akan abadi, tak lekang diterpa angin atau sinar matahari, dan tidak pula luntur karena guyuran air hujan.

Yahya bin Mu’az berkata: “Cinta karena Allah tidak akan bertambah hanya karena orang yang engkau cintai berbuat baik kepadamu, dan tidak akan berkurang karena ia berlaku kasar kepadamu.” Yang demikian itu karena cinta anda tumbuh bersemi karena adanya iman, amal sholeh dan akahlaq mulia, sehingga bila iman orang yang anda cintai tidak bertambah, maka cinta andapun tidak akan bertambah. Dan sebaliknya bila iman orang yang anda cintai berkurang, maka cinta andapun turut berkurang. Anda cinta kepadanya bukan karena materi, pangkat kedudukan atau wajah yang rupawan, akan tetapi karena ia beriman dan berakhlaq mulia. Inilah cinta suci yang abadi saudaraku.

Saudaraku! setelah anda membaca tulisan sederhana ini, perkenankan saya bertanya: Benarkah cinta anda suci? Benarkah cinta anda adalah cinta sejati? Buktikan saudaraku.

Wallahu a’alam bisshowab, mohon maaf bila ada kata-kata yang kurang berkenan atau menyinggung perasaan.

Oleh : Ustadz Muhammad Arifin Badri, MA
Artikel : www.PengusahaMuslim.com

——————————————————–

[1] ) Saudaraku, setelah membaca kisah cinta sahabat Abdurrahman bin Abi Bakar ini, saya harap anda tidak berkomentar atau berkata-kata buruk tentang sahabat Abdurrahman bin Abi Bakar. Karena dia adalah salah seorang sahabat nabi, sehingga memiliki kehormatan yang harus anda jaga. Adapun kesalahan dan kehilafan yang terjadi, maka itu adalah hal yang biasa, karena dia juga manusia biasa, bisa salah dan bisa khilaf. Walaupun, amal kebajikan para sahabat Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam begitu banyak sehingga akan menutupi kekhilafannya. Jangan sampai anda merasa bahwa diri anda lebih baik dari seseorang apalagi sampai menyebabkan anda mencemoohnya karena kekhilafan yang ia lakukan. Disebutkan pada salah satu atsar (ucapan seorang ulama’ terdahulu):

مَنْ عَيَّرَ أَخَاهُ بِذَنْبٍ مَنْ عَابَهُ بِهِ لَمْ يَمُتْ حَتَّى يَعْمَلَهُ

“Barang siapa mencela saudaranya karena suatu dosa yang ia lakukan, tidaklah ia mati hingga terjerumus ke dalam dosa yang sama.”


Hari valentine (Valentine’s Day)

Sebentar lagi tgl 14 Februari. Ada apa pada tanggal ini?..tentunya ada hari valentine dong’. Hari berbagi kasih sayang… katanya’, bermesraan, berbagi coklat dan hadiah. Sebagian anak muda ‘sekarang’ pada seneng doong…”
Kok bisa ada hari Valentine?..siapa ya yang pertama mencanangkannya?..sejak kapan ya mulai diperingati?..

Ternyata hari Valentine ini bisa kita dapati pada kalender sejarah Yunani kuno periode antara bulan Januari dan Februari yaitu bulan Caminion yang dipersembahkan kepada Dewa Zeus dan Hera.

Di Roma kuno, 14 Februari adalah hari raya Lupercaria yaitu sebuah perayaan Lupercus atau dewa kesuburan yang dilambangkan dengan seorang yang berpakaian kulit kambing sebagai ritual penyucian. Sebagian pendeta lupercus mempersembahkan korban kambing kepada sang dewa dan setelah minum anggur mereka berlarian di sepanjang jalan kota Roma sambil membawa potongan-potongan kulit domba dan menyentuh siapapun yang mereka jumpai terutama para perempuan muda, mereka secara sukarela ingin disentuh karena dengan itu mereka akan dikaruniai kesuburan dan mudah melahirkan.

Pada versi lain perayaan Lupercia ini dilakukan pada tanggal 13-18 Februari, pada 13-14 Februari dipersembahkan untuk dewi cinta yaitu Juno Februata. Pada hari ini pemuda mengundi nama-nama gadis dalam kotak lalu setiap pemuda mengambil nama secara acak dan setiap gadis yang namanya keluar rela menjadi pasangannya selama satu tahun sebagai objek senang-senang dan hiburan. Kasihan sekali gadis-gadis itu. Lalu pada tanggal 15 mereka meminta perlindungan Dewa Lupercus dari gangguan serigala.

Ketika agama Kristen Katolik masuk Roma, mereka mengadopsi acara ini dan mewarnainya dengan nuansa Nasrani, antara lain mengganti nama-nama gadis dengan nama-nama Paus atau Pastur. Diantara pendukungnya adalah kaisar Konstantin dan Paus Gregory I. Dan agar lebih mendekatkan lagi pada ajaran Kristen maka pada tahun 496M paus Glasius I menjadikan upacara romawi kuno ini sebagai hari perayaan gereja dengan nama Saint Valentine Day untuk menghormati Pendeta Saint Valentine yang kebetulan mati pada tanggal 14 Februari. Demikian disebutkan dalam buku Ensiklopedia Dunia.

Di Amerika Serikat, mulai pada paruh kedua abad ke dua puluh tradisi bertukaran kartu diperluas termasuk pula memberikan hadiah yang biasanya dari kaum laki-laki kepada kaum wanita.
Di Eropa, hari Valentine adalah sebuah hari dimana mereka yang sedang memadu cinta kasih saling menyatakan cintanya.

Kemudian dalam masyarakat Barat yang sekuler, karena prinsip kebebasannya itu akhirnya hari Valentine ini dijadikan hari kebebasan untuk mengungkapkan ‘cinta kasih’, barsenang-senang dangan pasangan serta larut dalam kebebasan dan karusakan moral.

dr. Andik Wijaya SMSH, seorang Seksolog dari Surabaya menuturkan bahwa ” Sekarang Valentine’s Day nuansanya cenderung romantis dan erotis “. Tiga tahun lalu ia diundang sebuah hotel di Surabaya menghadiri pesta Valentine dengan bonus undangan boleh check in sehari bersama pasangannya dengan jaminan tidak adanya cek identitas (www.beritakesehatan.com, Rabu 14/02/2001).

Di Amerika serikat, tanggal 14 Februari ditetapkan sebagai The National Condom Weak (Pekan Kondom Nasional), busyee….tt”

Dari semuanya itu sungguh benar sabda Rosulullah SAW, Nabi yang tidak bicara dengan hawa nafsunya tapi berdasarkan wahyu. Sabdanya “Kalian akan mengikuti perilaku orang-orang sebelum kalian sejengkal demi sejengkal dan sehasta demi sehasta, sehingga kalau mereka masuk lubang biawak pun kalian ikut memasukinya”. Para sahabat lantas bertanya, ” Siapa ‘mereka’ yang baginda maksudkan itu ya Rosulullah?”, Beliau menjawab “Orang-orang Yahudi dan Nasrani”. (HR. Bukhari & Muslim).
Dalam hadits lain Rosulullah bersabda “Dan dijadikan kehinaan serta kerendahan atas orang-orang yang menyelisihi perintahku dan barang siapa menyerupai (meniru-niru) tingkah laku suatu kaum maka dia tergolong dari mereka”. (HR. Ahmad, Ibnu Abi Syaibah dan Ath Thohawi).

Sekarang masih pantaskah seorang yang mengaku muslim ikut serta merayakan Valentine’s Day?…setelah begitu jelas diketahui asal-usul hari valentin itu, dan peringatan dari Rosululloh SAW terhadap kaum muslimin.

Sumber : Majalah Gerimis Edisi 02, Tahun 5 Februari 2010 & Majalah Umattie Edisi 06/ Thn.III Februari 2010.


Muslimah Amerika Bicara Hijab


“Wahai saudari muslimah, mari menuju gerbang surga bersama. Penuhi kewajibanmu kepada Allah , kenakan perhiasanmu, kenakan hijabmu, dan berlombalah dalam beramal shaleh untuk menggapai surga Allah.”
Kenapa kita harus menggunakan hijab (kerudung)? Ini pertanyaan yang bagus bukan, dan tentunya ada jawaban yang bagus pula. Allah telah memerintahkan kita sesuatu yang baik buat kita, dan Allah melarang kita dari sesuatu yang itu buruk buat kita. Allah perintahkan wanita muslim untuk mengenakan hijab ketika ia keluar rumah atau ketika ada pria asing. Jadi mengenakan hijab adalah sumber kebaikan buat kalian -muslimah- untuk berbagai alasan, diantaranya:
Kalian telah mentaati Allah . Ketika mengenakan hijab kalian mematuhi perintah Rabb kalian dan kalian bisa mengharapkan pahala yang besar.
Perintah mengenakan hijab adalah perlindungan Allah terhadap kecantikan alami kalian. Kalian begitu berharga untuk dipamerkan kepada setiap pria yang melihat. Hijab juga penjagaan Allah terhadap kesucian kalian. Allah mensucikan hati dan pikiran kalian melalui hijab. Allah
mempercantik luar dalam roman kalian. Pada bagian luar, hijab kalian mencerminkan kemurnian, kesucian, kesederhanaan, rasa malu, ketenangan, daya tarik, dan kepatuhan terhadap Allah . Untuk bagian dalamnya, akan mengeratkan hal yang sama.
Allah memberi kefemininan melalui hijab. Muslimah adalah wanita yang menghormati kewanitaannya. Allah menginginkan kalian untuk dihormati oleh orang lain, untuk itu hormatilah diri kalian sendiri.

Allah menampakkan martabatmu melalui hijab. Ketika pria asing melihatmu, dia akan menghormatimu karena dia melihat bahwa kalian menghormati diri kalian. Allah menjaga kehormatanmu 100% melalui hijab. Laki-laki tidak akan memandangmu dengan cara yang
sensual, mereka tidak akan mendekatimu dengan cara yang seperti itu, dan bahkan mereka tidak akan berbicara kepadamu dengan cara yang demikian. Lebih dari itu, laki-laki akan memberikan penghargaan yang tinggi terhadapmu dengan cara hanya memandangmu sekilas-sekilas, seperti pandangan budak terhadap rajanya.
Allah memberimu derajat yang tinggi melalui hijab. Kalian terpandang, tidak direndahkan karena kalian tertutupi tidak telanjang.
Allah memberikan persamaan sebagai muslimah melalui hijab. Rabbmu melimpahkan persamaan yang sederajat dengan laki-laki sebagai rekan dalam hidup dan memberimu hak dan kebebasan sepenuhnya. Dan ini bisa kalian utarakan dengan mengenakan hijab.
Allah memberikanmu peran sebagai muslimah dengan hijab. Kalian adalah seseorang dengan tugas yang penting. Kalian tunjukan bimbingan dan arahan melalui hijab. Kalian adalah seseorang yang mana masyarakat melihatnya dengan serius.
Allah utarakan keindependenanmu melalui hijab. Kalian menetapkan secara jelas bahwa kalian adalah hamba yang berbakti kepada Rabb Yang Maha Agung. Kalian tidak akan patuh kepada seorangpun dan mengikuti cara yang lain. Kalian bukan budak lelaki manapun, bukan budak sebuah negara. Kalian bebas dan mandiri dari semua sistem buatan manusia.

Allah memberi kebebasan bergerak dan berekspresi melalui hijab. Kalian bisa bergerak dan berkomunikasi tanpa rasa takut gangguan. Hijab memberi kepercayaan diri yang unik. Allah ingin memperlakukan kaum muslimah dengan kebaikan, Allah ingin keindahanmu terpelihara dan tersimpan hanya untuk seorang pria, yakni suamimu. Allah membantumu menikmati pernikahan melalui hijab, karena kamu hanya menyajikan keindahanmu kepada satu orang pria. Suamimu akan bertambah mencintaimu, dia akan lebih mengharapkanmu, dia lebih menghargaimu dan lebih menghormatimu. Maka hijab telah menambah kesuksesan hubungan pernikahan kalian.
Dengan demikian, wanita muslim yang berhijab akan berderajat tinggi dan tidak direndahkan, akan bebas dan tidak dapat ditaklukkan, akan suci dan tidak ternodai, akan merdeka dan tidak diperbudak, akan terlindungi dan tidak telanjang, akan dihormati dan tidak akan jadi bahan
tertawaan, akan percaya diri dan tidak gelisah, dan menjadi pelaksana hukum bukan pendosa.
Wahai saudari muslimah, mari menuju gerbang surga bersama. Penuhi kewajibanmu kepada Allah , kenakan perhiasanmu, kenakan hijabmu, dan berlombalah dalam beramal shaleh untuk menggapai surga Allah.

Sumber : (gerimis magazine/www.hasmi.org)


2012

2012…angka bilangan tahun masehi yang sekarang ramai dibicarakan. Para peramal muncul di media-media membicarakan tentang kehancuran dan kekacauan besar yang akan terjadi di bumi ini khususnya di Indonesia. Para ahli Geografi, Geologi, dan Antariksa pun turut memberikan teori-teori yang mendukung ramalan tersebut, kebetulan sekali masyarakat kita banyak yang sangat percaya dengan ramalan-ramalan, maka tak aneh bila berita tersebut menjadi berita yang besar saat ini.
Memang masuk akal bila merujuk pada fakta-fakta yang ada tentang letak geografis wilayah Indonesia yang berada pada pertemuan lempeng dunia sehingga mudah terjadi gempa yang dahsyat, juga berjejernya gunung-gunung berapi yang masih aktif yang pada suatu saat akan meletus. Sedang di daerah kutub, gunung-gunung es banyak mencair diakibatkan efek pemanasan global yang akan menyebabkan bertambahnya volume air laut sehingga bisa menenggelamkan pulau-pulau, di ruang angkasa pun diprediksi akan terjadi tabrakan besar antara salah satu android dengan bumi kita serta tingginya aktifitas matahari dengan ledakan-ledakan yang besar. Bisa dibayangkan seberapa kacau dan hancurnya bumi ini.
Namun sungguh sangat mengherankan melihat dan memperhatikan orang-orang dalam menanggapi berita ini.
Belakangan muncul film yang bertemakan hari kiamat, orang-orang sangat antusias untuk menonton film tersebut sampai-sampai susah untuk mendapatkan tiketnya. Ada sebagian yang sangat ketakutan dengan berita ini sampai membuat bunker tempat perlindungan, ada yang acuh tak acuh, ada pula yang tergerak hatinya untuk lebih mendekatkan dirinya dengan Allah pemilik alam ini, akan tetapi sedikit sekali yang seperti itu. Ketika adzan berkumandang untuk panggilan shalat, tetap saja mesjid-mesjid sepi, namun tempat-tempat kemaksiatan masih ramai pengunjung.
Sebetulnya kehancuran dunia ini sudah diterangkan secara jelas dalam Al-Qur’an dan Hadis ratusan ribu tahun yang lalu, tentunya itu sudah pasti akan terjadi walaupun hanya Allah SWT yang tahu kapan terjadinya, bahkan Rasulullah SAW pun hanya menyebutkan tanda-tandanya saja.
Maka mengapa kita harus tercengang dengan kabar-kabar seperti itu? toh memang suatu saat bumi ini akan hancur, semua yang bernyawa akan mati, bahkan kematian kadang menjemput secara tiba-tiba tak perlu menunggu kiamat.
Justru yang penting adalah apa persiapan kita untuk menjemput dan menghadapi kematian tersebut yang sudah jelas-jelas tak akan bisa terelakkan, tak bisa dihindari, secepat apapun kita berlari, sejauh apapun kita pergi, sedalam apapun kita bersembunyi, sebanyak apapun harta dan kekuasaan yang kita punya untuk membentengi diri, tetap kematian akan datang menghampiri. Maka bagaimana bisa kita bangga akan gemerlapnya dunia yang sementara, semua akan hilang dan pergi meninggalkan kita atau kita yang meninggalkannya terputus oleh kematian. Bila waktu telah berhenti, tubuh telah kaku, apa yang kita banggakan? hanya beberapa lembar kain pembungkus tubuh yang akan dibawa kedalam tanah yang dalam dengan wajah dihadapkan kepada sang maha pencipta pemilik alam semesta. Bila sudah begitu bagaimana kita bisa kembali untuk mengulang masa lalu yang penuh dengan pembangkangan kepada-Nya? Yang ada hanya sesal, tak ada yang menemani, tak ada yang menolong.
Jadi apa yang telah kita persiapkan menghadapi itu semua? Jawaban yang sejujurnya ada pada diri kita masing-masing.
Kehidupan dunia yang serba gemerlap ini terkadang membutakan dan membuat kita lengah, semakin terlihat jelas sifat-sifat buruk kita yang telah diingatkan oleh Rasulullah SAW, yaitu semakin kita sangat CINTA DUNIA DAN TAKUT AKAN KEMATIAN.
Renungkan kata-kata itu, apakah kita termasuk salah satu nya. Semoga Allah melindungi kita dari sifat seperti itu.


Saudara Kandung

Saudara kandung…., itu yang sedang aku pikirkan. Suatu ikatan yang terjadi hanya dengan kekuasaan Allah SWT yang harusnya disyukuri. Tak ada yang bisa membuat atau mengada-adakan ikatan ini, coba saja ketika seorang anak semata wayang ingin mempunyai saudara kandung, kemanapun ia mencari, berapapun uang dan harta ia keluarkan, niscaya ia tidak akan menemukan, kecuali Allah memberikannya lewat ibunya sendiri dengan kekuasaan-Nya.
Begitu mahal dan berharganya arti persaudaraan ini.
Tapi kenapa banyak orang menyia- nyiakan persaudaraan ini? Allah dan Rasulnya sangat murka terhadap orang yang memutuskan tali silaturahmi, apalagi memutuskan tali persaudaraan satu darah atau saudara kandung, alangkah meruginya hidup ini, tentunya merugi dunia dan akhirat. Terkecuali memang harus memutuskan hubungan ini hanya karena Dzat yang menjadikan hubungan itu sendiri yaitu Allah SWT, misal memutuskan silaturahmi dikarenakan sudah barbeda aqidah atau murtad.
Yang sangat disesalkan pada saat sekarang ini, ditengah masyarakat yang serba materialistis, banyak yang memutuskan tali silaturahmi hanya karena uang dan harta. Persaudaraan jadi hanya dinilai berdasarkan uang, harta, dan kedudukan. Disaat salah satu menjadi fakir atau tak berharta, maka si kaya yang dititipi harta lebih oleh Allah SWT tidak mau mengakuinya atau acuh tak acuh, takut jikalau si fakir merongrong hartanya, takut bila hartanya habis, kadang lebih suka berinvestasi daripada membantu saudaranya yang sedang kesulitan, dengan dalih untuk masa depan, padahal kita tak tahu akan masa depan, apa yang akan terjadi esok hari, sejam, atau satu menit kemudian. Masa depan memang penting, tapi jangan sampai kita terlena menumpuk-numpuk harta hanya untuk masa depan yang belum tentu terjadi. Posisikan semuanya secara proporsional, tentukan skala prioritas, tentunya dengan merujuk pada dua hal agar tak tersesat, yaitu Al-Qur’an wa Sunnah.
Terkadang si fakir akibat dari kefakirannya merasa minder dan rendah diri, sehingga menjauhi si kaya, padahal sifat minder dan rendah diri itupun dilarang oleh agama, yang pada akhirnya kembali kepada tingkat keimanan kita. Seberapa yakinkah kita kepada Allah SWT dan Rasul-Nya, terhadap hukum-hukumnya, juga ketetapannya.
Akhirnya keimanan dan kepatuhan kita terhadap Allah SWT dan Rasulullah Muhammad SAW jua lah yang akan membimbing kita untuk dapat mempertahankan hubungan tali silaturahmi dengan penuh keharmonisan, kasih sayang, nyaman, dan indah. Satu sisi, si kaya tak akan terlena dengan kekayaannya, karena dia tahu semuanya hanya titipan dari-Nya, di sisi lain, si fakir tak akan minder dan rendah diri di depan si kaya, karena dia tahu yang membedakan seseorang dengan yang lain adalah Amal nya, dia juga akan berusaha dengan keras untuk tidak merepotkan saudaranya. Sungguh indah.
Berbahagialah mereka yang selalu menjaga hubungan silaturahmi semata-mata karena Allah Azza wa Jalla.


HARI KEBANGKITAN

HARI KEBANGKITAN
Oleh : Irvan Heriadi

Bila Matahari tergulung Melipat. Dan dikala itu Bintang kemintang berbentur Pecah berkarat. Dan disaat itu gunung demi gunung Lepas Meloncat. Juga waktu itu Ikatan Kasih putus terkerat. Dan segala yg Buas jinak merapat. Yaitu dikala Samudera menenggelamkan Darat. Yakni disaat Semesta telah habis terbabat. Dan dikala itu pula kehidupan Bencana habis terikat. Maka dikala itu pula Kehidupan AL JANNAH Megah Terangkat.
Bersambung……!


Follow

Get every new post delivered to your Inbox.